G
N
I
D
A
O
L

Hari Kelima Pesantren Ramadhan 1447 H di SMA Negeri 1 Baso: Menjaga Adab dalam Pergaulan Remaja

Baso, 2026 — Pesantren Ramadhan 1447 H di SMA Negeri 1 Baso memasuki hari kelima dengan tema yang sangat dekat dengan kehidupan remaja. Sejak pagi, kegiatan diawali dengan Sholat Dhuha berjamaah. Suasana khusyuk menyelimuti musala sekolah, menjadi pijakan awal untuk menata sikap dan perilaku dalam keseharian.

Agenda utama hari kelima diisi dengan ceramah oleh Ismail Roma, S.HI., M.A selaku Kepala KUA Baso. Mengangkat tema “Adab Pergaulan Lawan Jenis dan Teman Sebaya,” beliau menyampaikan materi dengan pendekatan yang komunikatif dan relevan dengan realitas kehidupan pelajar saat ini.

Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga adab dalam berinteraksi, baik dengan lawan jenis maupun dengan teman sebaya. Nilai-nilai kesopanan, saling menghormati, menjaga batas pergaulan, serta menghindari perilaku yang dapat menjerumuskan pada hal-hal negatif menjadi pokok pembahasan. Para siswa diajak untuk menjadikan ajaran Islam sebagai pedoman dalam membangun pergaulan yang sehat, bermartabat, dan berakhlak mulia, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Setelah sesi ceramah, kegiatan dilanjutkan dengan istirahat. Usai beristirahat, para siswa kembali ke kelas masing-masing untuk melaksanakan setoran tahfiz bersama pembimbing kelompok. Suasana kelas kembali dipenuhi lantunan ayat suci yang menenangkan dan membangun kedisiplinan spiritual.

Menjelang siang, seluruh peserta melaksanakan sholat Jumat berjamaah. Saf yang tersusun rapi mencerminkan kekompakan serta kebersamaan warga sekolah dalam menjalankan ibadah.

Rangkaian kegiatan hari kelima ditutup dengan sesi foto bersama. Senyum dan ekspresi penuh semangat terekam sebagai penanda proses pembinaan karakter yang terus berjalan.

Melalui kegiatan hari kelima ini, Pesantren Ramadhan 1447 H di SMA Negeri 1 Baso diharapkan mampu membekali siswa dengan pemahaman adab pergaulan yang baik, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *