Baso – Langit Senin pagi di SMA Negeri 1 Baso menjadi saksi sebuah perpisahan manis yang berbalut makna. Angkatan 35 yang menamai diri “Talago Aksara” menggelar kegiatan Upacara Terakhir bagi kelas XII sekaligus acara bertema “My Wish In The Sky” dengan tekline penuh filosofi Minangkabau, “Patah Tumbuah Hilang Baganti.” Seluruh rangkaian acara berlangsung khidmat, hangat, dan mengalirkan rasa bangga bagi seluruh warga sekolah.
Kegiatan diawali dengan Upacara Bendera yang seluruh petugasnya berasal dari siswa kelas XII. Derap langkah mereka rapi, suara komandan lantang, seolah menjadi penanda bahwa inilah persembahan terakhir sebelum melangkah meninggalkan almamater. Banyak mata guru berkaca melihat anak didiknya berdiri tegap, lebih dewasa dari hari-hari sebelumnya.

Usai upacara, acara berlanjut ke sesi My Wish In The Sky. Pembawa acara membuka kegiatan dengan penuh semangat, kemudian dilanjutkan sambutan Ketua OSIS, Farel, yang menyampaikan terima kasih atas kontribusi kelas XII dalam membangun budaya positif sekolah. Selanjutnya, Ketua Angkatan 35 Talago Aksara, Ahlan, mengungkapkan perjalanan tiga tahun yang penuh warna, persahabatan, dan perjuangan mengejar mimpi.

Puncak rangkaian pembuka ditandai dengan sepatah kata dan pembukaan resmi oleh Kepala SMA Negeri 1 Baso, Ibu Riana Dewi, M.Si. Beliau berpesan agar siswa kelas XII tidak takut melangkah jauh, karena setiap ilmu yang ditanam di sekolah ini akan tumbuh menjadi bekal kehidupan.

Momen paling menyentuh terjadi saat pelepasan merpati oleh kepala sekolah bersama wakil kepala sekolah dan perwakilan Angkatan 35. Kepak sayap putih membelah udara, menjadi lambang dilepasnya para siswa menuju masa depan yang lebih luas. Tak lama kemudian, ratusan balon warna-warni dilepaskan ke angkasa, membawa harapan agar cita-cita mereka melambung setinggi langit.

Sorak gembira semakin membuncah ketika seluruh siswa kelas XII melakukan pelemparan topi secara serentak. Adegan itu seperti potret mimpi yang beterbangan, ringan namun penuh arti. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama, memohon langkah yang lapang setelah meninggalkan bangku sekolah.
Sebagai penutup, suasana berubah hangat ketika digelar salam-salaman antara siswa kelas XII dengan seluruh guru dan staf Tata Usaha. Pelukan, senyum, dan beberapa titik air mata menyatu dalam satu bahasa bernama perpisahan.
Kegiatan Upacara Terakhir dan My Wish In The Sky ini menjadi jejak indah bagi Angkatan 35 Talago Aksara. Sesuai tekline mereka, yang pergi memang akan berganti, namun kenangan dan nilai baik akan terus tumbuh di SMA Negeri 1 Baso, mengalir seperti talago yang tak pernah kering.