Baso, 2026 — Hari ketiga Pesantren Ramadhan 1447 H di SMA Negeri 1 Baso berlangsung dalam suasana yang teduh dan reflektif. Sejak pagi, seluruh peserta mengawali kegiatan dengan Sholat Dhuha berjamaah. Saf yang teratur dan doa-doa yang lirih menjadi pembuka hari, menyiapkan hati untuk menerima pesan-pesan kebaikan.

Agenda utama hari ketiga diisi dengan ceramah oleh Marwan Dt Pamuncak Alam NT. Dalam ceramah bertema “Membumikan Al-Quran dalam Kehidupan Sehari-hari,” beliau mengajak siswa untuk tidak menjadikan Al-Quran sekadar bacaan, melainkan pedoman hidup yang hadir dalam sikap, ucapan, dan perbuatan.

Dengan bahasa yang sederhana dan penuh makna, beliau menjelaskan bahwa membumikan Al-Quran berarti menghadirkan nilai-nilai kejujuran, kesabaran, tanggung jawab, serta akhlak mulia dalam keseharian, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Para siswa diajak untuk menjadikan Al-Quran sebagai kompas moral di tengah dinamika kehidupan remaja dan tantangan zaman.
Setelah sesi ceramah, kegiatan dilanjutkan dengan istirahat. Usai beristirahat, para siswa melaksanakan setoran tahfiz di kelas masing-masing bersama pembimbing kelompok. Suasana kelas kembali dipenuhi lantunan ayat suci yang dilafalkan dengan tartil dan penuh kesungguhan.

Menjelang siang, seluruh peserta melaksanakan sholat berjamaah. Kebersamaan dalam ibadah menjadi pengikat kebhinekaan karakter siswa, menyatukan langkah dalam satu tujuan penghambaan.

Rangkaian kegiatan hari ketiga ditutup dengan sesi foto bersama. Senyum yang terbingkai menjadi saksi bahwa nilai-nilai Al-Quran tidak hanya dipelajari, tetapi juga mulai ditanamkan dalam perjalanan Pesantren Ramadhan 1447 H.

Melalui kegiatan hari ketiga ini, Pesantren Ramadhan di SMA Negeri 1 Baso semakin menegaskan perannya sebagai ruang pembinaan iman dan akhlak, tempat Al-Quran diturunkan dari lembaran mushaf ke dalam denyut kehidupan sehari-hari.